Tampilkan postingan dengan label palermo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label palermo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

Skuad Lazio Untuk Hadapi Palermo


Skuad Lazio Untuk Hadapi Palermo
foto: diolah dari http://legaseriea.it
Vladimir Petkovic telah mendaftarkan 23 pemainnya untuk laga Serie-A giornata 2 melawan Palermo di Olimpico, Senin, 3 September 2012, pukul 01.45 WIB. Dua pemain baru musim ini, Michael Ciani dan Ederson, masuk dalam skuad, tetapi Modibo Diakite tidak didaftarkan untuk laga ini.

Menarik untuk menyaksikan penampilan perdana dari Ciani dan Ederson jika mereka diturunkan.

Selengkapnya adalah:

Penjaga gawang: 1-Albano Bizzari, 84-Juan Pablo Carrizo, 22-Federico Marchetti

Belakang: 20-Giuseppe Biava, 39-Luis Pedro Cavanda, 2-Michael Ciani, 3-Andre Dias, 29-Abdoulay Konko, 5-Lionel Scaloni

Tengah: 87-Antonio Candreva, 7-Ederson, 15-Alvaro Gonzalez, 8-Anderson Hernanes, 24-Cristian Ledesma, 19-Senad Lulic, 6-Stefano Mauri, 23-Ogenyi Onazi

Depan: 99-Sergio Floccari, 11-Miroslav Klose, 18-Libor Kozak, 9-Tommaso Rocchi, 10-Mauro Zarate

(galuh trianingsih lazuardi, sumber dari http://sslazio.it)

Palermo 0-3 Lazio


Palermo 0-3 Lazio
foto: http//palermocalcio.it
Menjelang laga Serie-A besok antara Lazio melawan Palermo di Olimpico, elang muda yang tergabung dalam Lazio Primavera sukses menaklukkan lawan dari klub yang sama, Palermo, di stadio Comunale di Santa Flavia, home base Palermo, dengan skor telak 3-0.  Ketga gol dicetak oleh Crecco di menit ke 44, Lombardi menit ke 64 dan ditutup dengan gol Rozzi pada menit ke 66.

Ini adalah kemenangan kedua Lazio dari dua giornata Campionito Primavera TIM Girone C musim ini, setelah pekan lalu memenangi laga melawan Pescara, juga dengan skor 3-0. Pada giornata tiga pekan depan, Lazio akan menjamu Ternana.

Susunan pemain Lazio adalah sebagai berikut (4-3-3):
Scarfagna; Ilari, Vilkaitis, Falasca, Filippini; Serpieri (87’ Pollace), Cataldi, Crecco; Vivacqua (83’ De Rancesco), Tira (57’ Lombardi), Rozzi.

Cadangan yang tidak dimainkan: Di Pietro, Mazzei, Andreoli, Pace.
Pelatih: Bollini

Semoga kemenangan ini menginspirasi senior-senior mereka esok dalam memenangi laga melawan tim yang sama, Palermo.


(galuh trianingsih lazuardi, sumber dari http://sslazio.it)

"Lazio Harus Dapat Mendikte Laga"


“Lazio Harus Dapat Mendikte Laga”
foto: http://sslazio.it
Lazio sedang on fire dan Vladimir Petkovic ingin situasi ini terus berlanjut saat menghadapi Palermo. “Lazio harus dapat mendikte laga dan tidak gentar menghadapi lawan.”

Biancocelesti mengalami masa yang sulit selama pra-musim, tetapi Petkovic sejauh ini memiliki rekor 100% dalam tiga laga resminya di Serie-A dan Liga Europa.

“Sangat penting untuk beristirahat setelah laga hari Kamis (Jumat waktu Indonesia), dan saya belum terlalu banyak melakukan analisis tentang lawan bersama tim,” katanya seusai mengalahkan Mura dengan agregat 5-1 di play off Liga Europa.

“Kami akan mulai melakukannya petang ini. Palermo adalah lawan yang harus dihormati dan mereka memiliki banyak pemain hebat. Kami menghormati mereka, tetapi kami harus dapat mendikte mereka di atas lapangan kami sendiri. Lazio tidak boleh takut kepada siapapun.”

 “Tidak ada gunanya untuk segera menentukan apa yang dapat kami capai musim ini. Paling tidak dibutuhkan 10 laga untuk melihat pada tingkat mana para pemain berada. Bagaimanapun, Serie-A tetap menjadi ajang yang menarik. Saya memiliki keyakinan yang tinggi dan yang terpenting adalah kami harus terus memperbaiki diri dari hari ke hari.”

Lazio lolos ke fase grup Liga Europa, tetapi masuk dalam grup keras bersama Tottenham Hotspurs, Panathinaikos dan Maribor.

“Lebih baik tergabung dalam grup yang sangat sulit,” kilah Petkovic. “Kami memiliki motivasi besar, dan sangat baik untuk menghadapi ketiga tim yang sangat dinantikan para fans. Kami pasti dapat bersaing memperebutkan dua terbaik di grup.”
Tetapi Petkovic tidak bahagia dengan apa yang dilakukan manajemen Lazio selama calcio mercato musim panas ini.

“Dipastikan saya tidak mungkin bekerja dengan jumlah pemain yang sebanyak ini. Mungkin mereka akan dibagi dalam beberapa grup berbeda dan melakukan latihan khusus saat saya mempersiapkan tim utama untuk suatu pertandingan.”
(galuh trianingsih lazuardi, terjemahan bebas dari http://www.football-italia.net/24588/petkovic-lazio-command-palermo)

Sabtu, 01 September 2012

Lazio vs Palermo, Laga Balas Dendam


Lazio vs Palermo, Laga Balas Dendam
oleh Galuh Trianingsih Lazuardi
© 2012
foto: diolah dari http://legaseriea.it
Tiga hari usai memastikan diri masuk fase grup Liga Europa, Mauri dan kawan-kawan akan bertanding sekali lagi di Olimpico saat menjamu Palermo di giornata kedua musim ini. Boleh dikatakan ini laga balas dendam atas kekalahan menyakitkan 1-5 di Stadio Renzo Barbera musim lalu. Saat ini pasukan Reja tengah menghadapi badai cedera yang luar biasa sehingga hanya menyisakan dua bek yang siap diturunkan. Bahkan Ledesma terpaksa menjadi bek dadakan dalam pertandingan tersebut.

Saat ini skuad Lazio dalam situasi berbeda. Dengan pelatih baru, skuad yang lebih lengkap dan mental tinggi setelah tidak terkalahkan pada tiga laga resminya di awal musim ini. Harus diakui, tim ini masih jauh dari sempurna, tetapi minimal tim ini telah fungsional dan dapat bermain efektif. Ederson, Radu, Brocchi dan Stankevicius memang belum dapat diturunkan Petkovic akibat dalam tahap pemulihan akhir. Palang pintu baru, Michael Ciani juga tampaknya akan memulai dari bangku cadangan. Tetapi Petkovic memiliki kesempatan mengistirahatkan banyak pemain intinya saat menghadapi Mura, Jumat lalu, dan kembali menurunkan “the winning team” saat mengalahkan Atalanta.

Palermo di bawah pelatih baru, Giuseppe Sannino, sebaliknya sedang menghadapi beban baru usai dibantai Napoli 0-3 di hadapan pendukungnya pekan lalu. Mengetahui tabiat sang Presiden, Maurizio Zamparini, maka laga ini menjadi beban berat bagi Sannino bagi kelanjutannya melatih tim elang pink ini. Keengganan Zamparini mendatangkan Mesbah dari Milan tetap meninggalkan titik lemah di sisi kiri pertahanan Palermo. Sisi inilah yang harus dimanfaatkan oleh Candreva dan Konko.

Data head to head yang relatif seimbang menjanjikan partai yang seru dan ketat. Pemain Lazio akan termotivasi untuk membalas dendam kekalahan pahit pada perjumpaan terakhir. Bagaimanapun, untuk saat ini skuad Lazio sudah lebih siap dibandingkan Palermo. Perjumpaan terakhir di Olimpico memang berakhir kaca-mata, tetapi saya yakin kali ini Lazio akan melanjutkan tren positif dengan memenangi laga dengan skor tipis.

Head to Head:
Dari catatan 17 pertemuan terakhir dengan Palermo, Lazio memenangi 6 laga, Palermo 7 laga dan 4 berakhir seri. Lima perjumpaan terakhir:
20 Februari 2012 (Serie-A): Palermo 5-1 Lazio
25 September 2011 (Serie-A): Lazio 0-0 Palermo
6 Maret 2011 (Serie-A): Lazio 2-1 Palermo
31 Oktober 2010 (Serie-A): Palermo 0-1 Lazio
21 Februari 2010 (Serie-A): Palermo 3-1 Lazio

Lima Laga Terakhir Lazio:
31 Agustus 2012 (Liga Europa): Lazio 3-1 Mura
27 Agustus 2012 (Serie-A): Atalanta 0-1 Lazio
24 Agustus 2012 (Liga Europa): Mura 0-2 Lazio
17 Agustus 2012 (Pra Musim): Lazio 2-1 Malmo FF
11 Agustus 2012 (Pra Musim): Lazio 0-1 Getafe

Lima Laga Terakhir Palermo:
26 Agustus 2012 (Serie-A): Palermo 0-3 Napoli
19 Agustus 2012 (Coppa Italia): Palermo 3-1 Cremonese
4 Agustus 2012 (Pra Musim): Palermo 1-0 Hellas Verona
29 Juli 2012 (Pra Musim): Palermo 1-0 Aris
13 Mei 2012 (Serie-A): Genoa 2-0 Palermo

Lazio (4-3-3):
22-Federico Marchetti; 29-Abdoulay Konko, 3-Andre Dias, 20-Giuseppe Biava, 19-Senad Lulic; 15-Alfvaro Gonzalez, 24-Cristian Ledesma, 8-Anderson Hernanes; 87-Antonio Candreva, 25-Miroslav Klose, 6-Stefano Mauri (kapten)

Palermo (4-4-2):
1-Samir Ujkani; 31-Eros Pisano, 25-Steve von Bergen, 4-Mauro Cetto, 29-Santiago Garcia; 17-Luigi Giorgi, 5-Edgar Barreto, 28-Jasmin Kurtic, 14-Nicolas Bertolo; 27-Josip Ilicic, 10-Fabrizio Miccoli (kapten)

Wasit:
Domenico Celi

Peluang:
Lazio 55-45 Palermo

Penerawangan Mbah Galuh:
Lazio 2-1 Palermo

Waktu Pertandingan:
Senin, 3 September 2012, pukul 01.45 WIB (dini hari).
Links untuk live streaming akan saya post di dinding saya, menjelang laga dimulai.